Minggu, 28 Februari 2010

ikan sersan mayor

Ikan yg masih banyak sekali di dermaga2.. Kalau nlemparkan umpan
pancing biasanya ikan ini melulu yg memakannya..

Sabtu, 27 Februari 2010

bekukon kobong on minnow

Teman2 di sini bilang itu bekukon kobong, saya ga tau nama
indonesianya. Betok item kali yah? Memang casting bisa strike ikan2
tak terduga.

yozuri plastik

Seperti inilah kalau lure plastik kena gigit ikan dan bocor.. Biasanya
renangnya jadi kagak bener..

stickbait other brand

Ini bikinan jepun, sepertinya ok.

catalog yozuri

Warna2 standar

Kamis, 25 Februari 2010

deep indoensia





Dear all, mungkin belum semua tahu.

Deep Indonesia 2010 Jakarta | Deep Expo Jakarta Diving Expo Jakatra - Deep Indonesia 2010

[]


Indonesia's International Diving, Adventure Travel & Water Sports Exhibition, in conjunction with:
Extreme Sports, Outdooor Adventure and Eco Tourism Exhibition
Deep Indonesia & Extreme Sports both at the same time, the participation of these manufacturers and their organization of value-added events like Distributor Workshops bring in more trade visitors keen on expertise transfer. Key manufacturers like Dadriba and Mares will be conducting such workshops to equip their distributors with product knowledge, product updates, marketing support and the service and maintenance of equipment.

"It's good news to see some manufacturers effectively increasing the booth space because they've recognised that Deep Indonesia is the ideal regional platform from which to do serious dive business. What makes Deep Indonesia different from other dive shows is our 'holistic' approach to the dive business.

We've created the broadest possible range of programmes designed to draw quality visitors from distributors and dive operators, to travel buyers and consumers. The interaction between these different types of visitors and exhibitors really makes our show special."

Deep Indonesia 2010 has also designed and incorporated other winning programmes aimed at drawing in quality visitors. One such programme is the Dive Certification Updates, which will be a hit with dive centres and training agencies. This module offers agencies, like SSI & PADI, an excellent opportunity to inform their members on the latest training programme, product information and promotions, new course materials and marketing support.

The Dive Travel Symposium is another not-to-be-missed event for trade visitors. It brings together regional and international travel buyers who will present on travel-related topics such as how to package dive destinations and what would interest travel buyers from various markets. Any one in or related to the dive travel business could gain insight from what the experts look for when they are out shopping for destinations.

"There is no better platform within the Asian marketplace for all the key players in the dive industry to come together in a mutually beneficial dialogue than atDeep Indonesia 2010. It offers a critical opportunity for all those involved in the business of diving to grow their business and reach out to the people who matter
We urge all Indonesian Dive Centres and Dive operators to participate actively in Deep Indonesia 2010 so as to reap the benefits of its excellent programmes and leverage on its pool of quality exhibitors and visitors."




Rabu, 24 Februari 2010

bawal on poni bibless (by oktama)

Di jayapura.

little pike

Walau masih kecil tetap ganas saja menyambar lure.

grouper on softplastic

Kalo pinter maenkannya, grouper'pun tertipu.

Senin, 22 Februari 2010

sharing facts

From: *Nefa*

Hola,

kebetulan lagi seneng buka omg-facts.com <http://omg-facts.com>
dan menemukan fakta2 yang OMG!
mau share sedikit info menarik ;)
semoga bermanfaat

--
Salaam,


Nefa

____________________________

The tongue of a blue whale weighs about as much as a full-grown elephant
or a 2005 Hummer H2 SUV.

Comments on #475 <http://www.omg-facts.com/view/Facts/475> (0) - Feb 9,
2010 06:33 PM by Pax N, Chicago, Ill - Facts
<http://www.omg-facts.com/category/9/Facts> - OMG! (140)

Bonobos and dolphins are the only animals other than humans to have sex
for pleasure

Comments on #32 <http://www.omg-facts.com/view/Facts/32> (2) - Feb 2,
2010 05:29 PM by Staff - Facts
<http://www.omg-facts.com/category/9/Facts> - OMG! (183)


Dolphins don't breathe automatically - they breathe when they tell
themselves to breathe.

More Info <http://bit.ly/dgN2Q9>: When dolphins sleep, they lie on their
side with their blowhole above the water surface. They sleep with only
half of their brain at time, and they take turns sleeping with different
sides of its brain. The other half stays awake so the dolphin remembers
to breathe. This also means that dolphins cannot receive anesthetics
because they will stop breathing.

Comments on #330 <http://www.omg-facts.com/view/Facts/330> (1) - Feb 6,
2010 05:46 PM by toy - Facts <http://www.omg-facts.com/category/9/Facts>
- OMG! (214)


When you put a seashell next to your ear, it's the sound of your blood
surging in your veins, not the ocean.

Comments on #13 <http://www.omg-facts.com/view/Facts/13> (0) - Feb 2,
2010 12:06 AM by Staff - Facts
<http://www.omg-facts.com/category/9/Facts> - OMG! (296)

TUNA di Peltu

From: *Asyono*


Info kapal di Peltu :

kapal Ratu Adventure ( RA ), fiber, 10x2 Mtr, Mesin Yamaha 200pk,

kapal berikut ABK Rp.2Juta saja ( 8jam trolling dan mancing dasar,
belum termasuk bbm, umpan, joran ) Kapasitas pemancing 4-6 orang

Penawaran khusus ini berikut room di hotel augusta peltu discount 20% utk
yg booking dari mancing L (tidak berlaku high season)

info room : www.augusta-ind.com <http://www.augusta-ind.com>
atau Hub : Hedy 081573254996, Buce 081563387088, Yono 08128471095


__._,_

Ikan Langka Di Kota-Kota Besar

ahahahaha

*lagi males membahasa topik berat2, karena hari yang malas, jadinya
karikatur lagi ajah yah, yang penting ini beneran gak bo'ong, sudah
terjadi di mana-mana,,, jakarta dan kota2 besar pesisir pasti tenggelam
gara2 ulah manusia sendiri, dari buang sampah sembarangan and pemanasan
global, lalu kesempatan buat ikan2 jalan2 ke kota... ahahahaha

walleye dari amerika utara

Ini ikan dari benua amerika tepatnya amerika utara dan kanada.
Sepertinya prefer suhu dingin. Di negeri asalnya sebagai gamefish. Dan
ukurannya bisa cukup besar juga. Sebagai ikan hias cukup keren juga
apalagi warna matanya yg tembus pandang menyala begitu.

warna berubah2 mahseer

Sepertinya mirip bunglon.. Mengikuti background. Pas dikuras warnanya
juga jadi begini.

Jumat, 19 Februari 2010

hiu gergaji air tawar

Tadinya ikan ini dianggap sebagai endemik danau sentani, irian.
Ternyata setelah informasi semakin maju, di sumatra maupun di
kalimantan'pun ada. Di foto2 ke 1 dan ke 2 itu ikan berasal dari
sumatra dan dipiara di air tawar bersama kakap putih.

Kamis, 18 Februari 2010

mahseer pedalaman kalbar

Ikan ini terpancing di lokasi yg sangat jauh di pedalaman. Butuh
perjalanan 10jam untuk mencapai lokasinya. Benar2 ikan yg butuh
perjuangan unt mendapatkannya.

Rabu, 17 Februari 2010

casting gabus dengan casper

Ini dia report dari kane di malaysia. Dengan casper ukuran medium
dapat gabus lumayan gede.

wader

Di suatu lokasi di jogja ada tempat yg full wader. Lokasi teduh di
belakang rumah, kalau haus bisa beli es teh dll. Ha3..

bagaimana dg update cihuni nih?

Selasa, 16 Februari 2010

predatory carp

Dengan semakin majunya informasi semakin banyak saja pengetahuan
tentang ikan2 keren dari belahan dunia sana. Ini ikan carp yg predator
makannya ikan. Bentuknya seperti tarpon tapi sisiknya beda dan yang
pasti hidupnya 100persen di air tawar.

gabus cilegon

From: <BKC1528@cc.m-kagaku.co.jp>

dear mas,

ini ada foto ikan gabus lumayan besar sampe-sampe sandal jadi korban.
Hari / Tanggal : Minggu, sabtu 21 Maret 2009
Lokasi Mancing : Empang Pebeka (perumahan para bos2 PT. MCCI)
Kondisi Arus empang : tenang
Cuaca : Cerah
Ikan yg di dapat : 1 ekor ikan gabus, betik/betok 5 ekor(no picture) dan
bawal 7(CnR,no picture).
Teknik Memancing : Casting & pancing gantung
Umpan yg digunakan : lure merek okuma 5cm & cacing

pada saat mancing ikan gabus setiap kali casting ikan kabur karena posisi
ikan di pinggir kolam,
akhirnya iseng2 mancing gantung pake umpan cacing wal hasil dapet ikan
betik/betok dan ikan bawal
tapi ikan bawalnya di release lagi karena masih kecil2 (4 jari). pada siang
hari jam 11:30 penasaran
pengen casting gabus lagi karena ikan nya lagi rame di pinggir empang.lalu
casting di tempat
biasa ikan gabus bermain tapi ikannya kabur lagi begitu akan melempar lure,
akhirnya memutuskan
untuk stand by di situ sampe 0.5 jam (panas2an). ternyata ikannya datang
lagi lemparan pertama
di makan tapi kena badannya dan lepas tapi ikan nya malah balik lagi karena
merasa itu teritorial dia
malah dengan sombongnya ikan gabusnya muncul di permukaan, saya lempar lagi
ke arah lebih jauh dari
tempat gabus muncul lalu dia masuk ke dalam dan......byurrr kcuuupakk...ikan
nya kena.
kurang lebih 1 menit ikan bisa di tarik sampe pinggir empang..namun ikannya
besar sy khawatir kenur/tali
(8lbs)tidak kuat (tdk ada serokan) lalu saya paksakan akhirnya kenurnya
putus juga..ikan jatuh di pinggir
empang saya tendang..eeh malah sendal saya terpental keudara tapi posisi
ikan bergeser sedikit
(posisi tanah di pinggir empang agak miring) lalu saya coba tendang lagi
pake kaki kanan akhirnya ikan
berhasil naik ke darat....waaaahh .. berdebar banget waktu itu takut ikan
nya lepas (lure hilang sandal putus)
tapi puaaaasss bangeeeet.... baru kali ini mancing kayak berantem ama
ikan..he3.

CASTING MEMANG LUAR BIASA


wassalam

oP@y

Pangasius hypothalomus

Thailand memang negeri dg penuh ikan raksasa. Apalagi yg jenis patin
disana bisa tumbuh besar2. Ini salah satu spesies patin yg bisa besar
jg.

bakwan telo

Sore2 digorengin bakwan. Wuih.. Panas2 enak bener.. Ha3...

Senin, 15 Februari 2010

report singkat trip mancing ber-2 orang saja sama boss Pieter dari Tempuran-Ciparage 28-29 Agt-08

From: Onesiphorus C. Andoko

*ALKISAH:*

Berangkat tgl. 28 Agt 08, malem jam 9.00 start dari Cikarang.
Ngikutin jalan tol ampe Cikampek abis, belok kiri ikut jalur pantura, lalu
gak lama ketemu pertigaan Cikampek/Karawang dgn Cirebon/Pamanukan.
Ambil kanan ikut jalur pantura ke arah Pamanukan.
Gak lama, kita mulai clingak-clinguk cari jalan ke Cilamaya, ternyata
bener tanda jalannya sudah tidak ada. (atau bisa jadi tidak kelihatan karena
dah malam hari.
Sempat hampir kelewatan tikungannya, berenti bentar tanya orang, lalu belok
kiri utk masuk jalan yg benar ke arah Cilamaya. Waktu itu sekitar 10.30

Jalan lurus terus mengarah ke Utara. Cukup jauh juga, kalo dak salah +/- 17
km dari pertigaan Pantura - Cilamaya.
17 km baru ketemu pertigaan ke Tempuran-Ciparage.
Namun, karena masih gak tau jalan, maka kita malah memulai rute
kesasar...hehehe....bukannya belok ke Tempuran-Ciparage, kab.Karawang,
malah naik terus ke utara...dan tambah kesasar. +/- ada kali 20 km sendiri
kesasar hingga pertengahan jalan menuju Babakan, kab. Subang. lalu akhirnya
diputuskan kembali saja ke Tempuran. thanks to mr.XX nomer 4 yang baik
hati mengarahkan jalan. (karena sebelumnya ada 2-3 orang mr.XX yang bikin
kita kesasar). Saat itu waktu dah sekitar jam 12.00 tengah malam.

Maklum patokan kita adalah tulisan Cilamaya, walau ternyata Cilamaya adalah
nama desa yang masih jauh dari muara sungai.
Muara sungainya itu diseputaran situ rupanya ada 3.
#1. Babakan, kab. Subang.
#2. Tanjung baru, kab. Karawang. (katanya sekalian ada tempat wisata pantai
& pemancingan)
#3. Tempuran Ciparage, kab. karawang.

Walhasil, kembali ke pertigaan Tempuran - Ciparage. Patokannya toko
Alfamart. Segera belok, mobil jalan santai, maklum gak tau jalan & gak tau
medan, timbang as roda patah atau malah kita nabrak sesuatu krn kita gak
tau medan. Jalan lurus kearah timur sekitar 13-14 km (dipertengahan jalan
ketemu pertigaan ke Tanjungbaru, tapi disarankan kalo mau mancing berangkat
dari Tempuran Ciparage aja) sebelum ketemu pertigaan bertugu batu.
Ambil haluan kiri, akhirnya sudah dirute jalan yg benar menuju
Tempuran-Ciparage.
Jalan serupa & serusak jalan menuju Pakis / Sungai Buntu tempo hari.
berliku, berbatu, anjrut-anjrutan & berdebu.
Setelah 3-4 km dari tugu batu tadi, akhirnya kita sampe di desa tepi laut.
Tempuran-Ciparage.

Segera nanya penduduk sekitar mengenai kapal mancing, akhirnya dapat sewaan
450 rb utk mancing dgn kapal nelayan.
Waktu sudah menunjukkan pukul 1.30. Setelah ngobrol2 dulu dgn nelayannya,
siap2, nunggu solar dateng, dan chit-chat seperlunya akhirnya naik kapal &
mulai berangkat sekitar jam 2.30.

*MANCING:*

Kapal khas nelayan Indramayu-Cirebon. Tuk-tuk diesel, gede bisa buat ber10
pemancing, melaut dlm gelap pekatnya malam. Untung gak ujan, langit cerah
berbintang. melaut menuju arah pengeboran, rute rutin para nelayan. Tiba
di spot pertama sudah kira2 jam 4.30, Nelayan buang jangkar & langsung
molor. Kita berdua yang celingukan, wah masih gelap banget, matahari belum
mulai ufuk.
Masang kail & umpan dibawah lampu led putih. Dah gitu mulai mancing.

Mata masih sepet bin ngantuk....Ombak membuai....Kepala mulai
gayeng...sialan gara2 dah lama gak ke laut nih.
kail sepi sambutan....setelah waktu jam 5.30 - 6.00 mulai dah, ada
sentilan-sentilan ke pancing... Rupanya ikan-ikan juga tau jam
tidur....hehehehe
Boss Piter, strike pertama...Kerong-kerong yah?...(CMIIW).
Berikutnya strike 2 x lagi lupa ikan apa, tapi ya gitu size kecil-sedang
aja. Baru gue ikutan strike, naik pertama si AYAM-AYAM, mayan gede...
Pas strike pertama, eh si boss Pieter, mulai ritual sembah sujud kepada
air...Hehehehe. Gue masih gayeng, tapi sanggup bertahan hingga spot ke 4
baru semabah sujud juga. :))

Setelah itu pindah-pindah spot tetap diseputaran pengeboran2 juga. Gue ingat
persis rupanya pengeboran yah itu-itu juga yg dimaksud sama nelayan Pakis,
nelayan Sungai Buntu & nelayan Ciparage. Mereka berkutat mencari ikan yah
di situ-situ juga. ketemu kapal mancing lain yg berangkat dari Sungai
buntu.
Ikan yang diangkat kali ini relatif lebih kecil dibanding waktu dulu mancing
dari Pakis / Sungai Buntu.
Pertanda yg mengkhawatirkan dari aktivitas trawl disekitar situ. Walhasil
mancing berjam-jam hanya dapetnya mayoritas jenis kuniran, kerong-kerong
& selar ekor kuning, dan tentunya kerapu. Bonus hanya 1 ekor ayam-ayam & 1
ekor kuwe kecil. Tidak ada ikan tanda2/jenaha/kaci-kaci; tidak ada kakap
merah; tidak ada tengiri; tidak ada kembung; tidak ada bawal hitam.

Waktu mancing lebih pendek karena rupanya nelayannya bukan dari kategori
nelayan jago....hanya 1 orang senior dibantu 3 orang junior. Dah gitu
ternyata solar yg dibawa pas-pasan punya. Sial!
Niat menjangkau pengeboran/spot yg lebih jauh diutara akhirnya tidak
kesampaian karena setiap gerakan kapal, harus menghitung kecukupan BBM.
Walhasil, diputuskan segera kembali ke arah Ciparge aja lagi, sambil
berhenti 1-2 x di spot yg dapat dijangkau.
Saat itu waktu dah jam 12.00 WIB, perut dah keroncongan....tapi
hitung-hitungan sekalian bales ngerjain nelayannya utk kelaparan.
Akhirnya angkat jangkar terakhir jam 02.00 siang!...Tiba di darat kembali
02.30 siang. Sama-sama laper...nelayannya ngedumel...bodoh amat lah.
sumpelin ajah sama manisan Kurma, hahahaha...

Setelah bayar-bayar, beres-beres, kitapun kembali ke arah Cikampek mulai
jam 2.30 siang. Makan siang bin sore di Sate Maranggi, Cikampek, baru
ngeloyor pulang via tol. Capek, senang, kerinduan melaut & nyajen dah
terobati. Hehehe....semoga, bos Pieter sering-sering aja pulang
bekasinya. Kita bisa Mancing lagiiii.
Boss Pieter, sering-sering mancing yah.

*Nih ada no.HP nelayan Tempuran-Ciparagenya (sapa tau yg lain kalo punya
sempat bisa nyobain sendiri juga) : *
*Bp. Tarmidi, juragan kapal - 0856 9976839*

Sebaiknya telpon 2 hari sebelum melaut utk pesan umpan udang hidup & kapten
kapal/abk yg senior.

Begitu ye,...laporan singkat dari trip mancing ber-2 dgn boss Pieter.
Tanggal 28-29 Agustus 2008 dari tempuran-Ciparage, Kab. Karawang.
Best regards,
Oni C. Andoko

Ikan bandeng di waduk sangiran, Ngawi jatim

inilah bandeng yg sudah menjadi ikan khas waduk sangiran di jatim. di
introduksi bertahun2 yg lalu.. sekarang jadi ikan tawar yg menjadi
sasaran pemancing disana..
akankah bibit ikan bandeng yg ditebar ibu negara di danau di bogor bisa
seperti itu ????

Sabtu, 13 Februari 2010

Nelayan Tangkap Kerapu Raksasa

Nelayan Tangkap Kerapu Raksasa

Sumber : pos belitung/ist

TANJUNGPANDAN, POS BELITUNG - Seekor ikan kerapu raksasa seberat 225
kilogram dan panjang hampir dua meter berhasil dipancing nelayan di
perairan Pulau Belitung, sekitar delapan mil laut dari Pulau Seliu,
Kabupaten Belitung, Senin (8/2) sekitar pukul 01.00 WIB dinihari. Jarak
dari Pelabuhan Perikanan Tanjungpandan Belitung kePulau Seliu sekitar 32
mil laut.
Ikan raksasa sejenis Kerapu Goliath atau nama latinnya Epinephelus
Itajara ini tertangkap di sekitar terumbu karang (sawar) perairan Pulau
Seliu dengan kedalaman laut sekitar 47 meter. Ada dugaan ikan raksasa
ini memang menghuni perairan Belitung, meski ikan ini lebih dikenal
sebagai jenis ikan yang biasa hidup di laut dalam dan banyak ditemukan
di perairan tropis Samudera Pasifik dan Atlantik.
Kepada Grup Bangka Pos, Selasa (9/2) malam, Bai alias Samson, salah
seorang nelayan warga Jalan Patimura Tanjungpandan yang berhasil
menangkap ikan ini menuturkan, tertangkapnya kerapu raksasa ini tidak
pernah diperhitungkan sebelumnya. Bai bersama tiga rekannya semula
memang berniat memancing ikan besar di perairan Pulau Seliu, sekitar 32
mil laut dari Pelabuhan Perikanan Tanjungpandan.
Mereka berempat yakni Bai alias Samson, Supriyadi, BA dan Leman
berangkat dari Pelabuhan Perikanan Tanjungpandan, Sabtu (6/2) sekitar
pukul 14.00 WIB menggunakan perahu bubu berbobot empat ton. Setelah
perjalanan sekitar empat setengah jam yakni sekitar pukul 18.30 WIB,
mereka mendarat di pantai Pulau Seliu untuk beristirahat.
"Pagi kami keluar mencari umpan sekitar perairan Pulau Seliu, dapatlah
ikan kakap merah, tengiri. Minggu malam kira-kira jam tujuh malam, kami
mulai mancing ikan besar. Sekitar delapan mil lebih dari Pulau Seliu,
dengan kedalaman laut 47 meter," ujar Bai didampingi pengusaha
perikanan, H Mustari Motong.
Menurutnya, dengan menggunakan senar ukuran 2.000 dan pancing nomor
satu, lemparan pancing pertama malam itu disambar ikan hiu jenis kemejan
dengan berat 62 Kg. Tidak puas dengan tangkapan pertama, mereka lalu
melemparkan lagi pancing menggunakan umpan seekor ikan tengiri seberat
satu kilogram.
Sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, umpan pancing disambar seekor ikan
besar yang disangka seekor hiu kemejan lagi. Perlawanan ikan satu ini
cukup kuat, sehingga untuk menarik tali pancing harus dilakukan tiga
orang sekaligus.
"Kami kira kemejan. Ditarik bertiga. Tali dari sisi kanan, ikan muncul
di sisi lain perahu. Kami tarik terus, bertarung sekitar setengah jam,
sekali timbul ikan kerapu besar. Ikan kerapu kalau sudah timbul kena
pancing, ia kembung, jadi mengapung jadi bisa dipastikan mati. Kalau
tadinya tahu itu kerapu, saya putus tali pancingnya," kata Bai yang
dibenarkan Rudi, kakak kandungnya.
Karena ukuran yang begitu besar dan berat, Bai dan ketiga rekannya
kesulitan menaikkan hasil tangkapannya ke perahu. Sejak pukul 02.00 WIB
dini hari hingga pukul 04.00 WIB, mereka tidak berhasil menaikkan ikan
raksasa ini ke perahu.
Setelah istirahat, sekitar pukul 06.00 WIB, diupayakan lagi untuk
mengangkat ikan ke perahu, akhirnya pukul 08.00 WIB kerapu berukuran
jumbo tersebut dapat dinaikkan dengan cara melilitkan tali yang terikat
pada ikan pada sebatang kayu. Kayu tersebut diputar, sehingga ikan
terangkat dan dapat dinaikkan ke perahu.
"Semula kami punya ide untuk menarik ikan ke Pulau Seliu, perahu
dikandaskan lalu ikan di naikkan ke perahu. Tapi perjalanan ke pulau
sendiri memakan waktu dua jam," katanya.
Namun persoalan lainnya yakni peti es yang terbuat dari fiber tidak muat
menampung ikan raksasa tersebut, sehingga dikhawatirkan ikan akan
membusuk. Akhirnya mereka memutuskan untuk segera pulang ke darat.
Padahal para nelayan baru saja melaut selama dua hari dari biasanya
melaut seminggu.
Sampai di Pelabuhan Perikanan Tanjungpandan, kerapu raksasa itu
mengundang kehebohan para nelayan dan masyarakat yang sedang berada di
pelabuhan. Apalagi upaya menurunkan ikan ini dari kapal tidaklah mudah.
Diperlukan bantuan derek untuk mengangkutnya ke kapal. Orang-orang pun
ramai berkerumun menyaksikan ikan kerapu terbesar yang pernah diangkut
ke pelabuhan ini. Beberapa orang segera mengabadikan foto ikan ini
melalui fasilitas kamera telpon genggam masing-masing.
Ikan kerapu raksasa ini akhirnya dijual ke perusahaan eksportir ikan.
Tapi karena perusahaan penampung di Singapura pada saat menjelang Imlek
ini sedang libur, maka perusahaan eksportir memotong-motong ikan
tersebut dan dimasukkan ke cold storage agar tetap segar pada saat
dikirim ke luar negeri.
"Saya selama 16 tahun menjadi nelayan mendapatkan ikan seberat 100 kg
sudah biasa. Tapi, baru kali inilah berhasil mendapat ikan sampai
seberat 225 kg," kata Bai.
Sementara Rudi menuturkan, ikan kerapu ukuran normal harganya mencapai
Rp 15.000/kg. Untuk ikan kerapu berukuran raksasa seperti tangkapan kali
ini, perusahaan pengekspor ikan belum bisa menentukan harganya. "Kami
baru dibayar uang muka saja. Nanti akan dibayar penuh setelah ekspor,
dan dibayar oleh negara penerima," kata Rudi. (ted)

Bang Mindo Pangaribuan



---------- Forwarded message ----------
From: Irwin Ismail


 

dan cuma foto ini yg gue punya, waktu bareng nguber riri di kr anyar, 7 mart 2009 ...
sungguh, ngilu hati tadi malam liat anak2 nya yang masih kecil2.. duh..

Report: Popping dengan Popper pelet jablay & ujicoba umpa

From: mas bei

sabtu, 13-09-08
Jam 13.30 menuju ke point pertama di B. Regency, terus meluncur untuk survey
yang akan kita gunakan untuk Halal bil halal pada bulan oktober mendatang.
Bertiga dengan komendan Ito dan Danlap Tile sampailah kita di pemancingan
cinangka indah, sawangan. setelah negosiasi dan photo-photo sebentar,
perjalanan kita lanjutkan menuju ke sawangan, tepatnya di pemancingan
telaga mas dari telaga mas berlanjut ke tp. priya di citayam, setelah
melawati
jalan berliku di jembatan serong. dari citayam lewat depok lama, kemudian
menyusuri jl raya depok parung, sawangan dan kena super macet lagi di
sekitar perempatan cinangka.

Bedug maghrib pun tiba, dan kita putuskan untuk berbuka di salah satu
tempat makan spesialis mie di ciputat. sepiring nasi cah ayam jamur,
sepiring nasi
cah ayam cabai, dan kwetiau jadi santapan petang itu di sentor air teh
beberapa gelas.

Tak lama kemudian, sampaikan di padepokan tambok lobu, dan setelah
janjian dengan ivan virgantoro aka vanvan san untuk kita kediin. dan
ternyata kelapa
muda di sebut panitia, selidik punya selidik ternyata sang kelapa muda
adalah mbah bagoes yang telah berolah kanuragan dari sesi pertama di temani
adik Oka/Jambi.

Setelah jam 19.00, undian istana lapak pun di undi, Vanvan menempati lapak
29 dan kelapa muda menempati lapak 35. singkat cerita, tidak banyak ikan yg
kita naikan karena jumlahnya pun cuman 20an ekor dan sekali menimbang.
Dilapak 29 ini pemancingnya vanvan san, kedi umpan tile, kedi serok ito dan
kedi ganti umpan ki demang.

Lapak 35, pemancing adik oka/jambi, instruktur bagoes, kedi suri. setelah 3
jam berlalu tak setu pun dari kita berdua ini yg layak mendapatkan tempat yg
memuaskan, alias cuman narik ikan doang. baru tau, ternyata kemaren itu
sampai sesi ke-3, jam 22.00 - 01.00. pulang ke rumah, dan sampai di rumah
jam 22.30.

Popping jablay di tl ini ternyata hanya menghasilkan ikan-ikan kecil,
mungkin karena umpan atas jadi ikan besar tidak sempat mendapatkan
kesempatan. malam ini juara di kuasai oleh lapak pinggir (istana guffy),
dengan berat 8 kiloan.


minggu, 14-09-08
ujicoba umpan di BPB, pagi ini peserta cuman dikit, mungkin karena bulan
puasa kali ye. peserta cuman 7 lapak dan ikan yg turunjadinya cuman dikit,
tapi ternyata ujicoba ini tidak mengecewakan, karena kita cukup puas
menarik ikan setelah melototin pelampung. memang seperti yg di
sampaikan sang produsen, umpan ini cukup lambat untuk start, tapi
begitu timingnya cukup ikan cukup mudah di naikkan.

demikian sekelumit perjalanan seorang pemancing pemula.

froggie 3cm (lebih kecil dari biasanya)

Karena semakin sedikit saja gabus di jawa dan ukurannya semakin
kecil2. Akhirnya dibikin lah froggie yg lebih mungil. Tadinya ukuran
3,5cm sekarang dibikin 3cm. Ini biasanya yg biasa disebut mikro
froggie.

Jumat, 12 Februari 2010

Mancing ebek di Tuban

From: Sugeng erwianto


Wah benar mumpung gak ada ombak besar tapi kata joki perahu bulan 5 sampai 7
ikan pada ngumpul alias banyak

Foto mancing tahun lalu by Pj

From: p j

btw: kemarin saya turun. test. rata2 nelayan kamal dapat lumayan
tenggirinya. saya dan istri saya dapat 12 ekor (foto). mudah2an tgl 26
juga beruntung

stickbait double jointed

Cukup menggairahkan juga pakai stickbait jenis ini karena jadi lebih
seksi lenggak-lenggoknya he3...

monster tiger shovelnose

Gede juga yah.. Yg liar disini bisa sampe sebesar ini ga ya?

Kamis, 11 Februari 2010

Laporan mancing dari Kutai Timur [1 Attachment]

Laporan mancing dari Kutai Timur [1 Attachment]

From: I_One

Salam Lekommmmmmmm.......,

Permisi mas Sulis, Mang Uci dan sesepuh di sini. Mau laporan hasil mancing
Hari : Kamis, 04 feb 2010
Pukul : 16.30 ~ 18.00 Wita
Lokasi : Danau Padang, Tepian Langsat - Kutai Timur - Kalimantan Timur
Umpan : Nasi campur mie instan & irisan ikan
Angler : Saya & kawan kantor 3 Orang
Hasil : 1 ekor Pelus ukuran ± 1 Meter, 2 ekor pelus ukuran 60 cm & ikan2
kecil (gak tau namanya)

Karena sudah sakaw nahan sekian lama gak mancing2, akhirnya saya dan kawan2
mutuskan untuk pergi mancing seadanya dan dengan peralatan seadanya.
umpan pertama lempar langsung dapat sambutan ikan2 kecil di dalam danau.
Karena geregetan dan punya keyakinan pasti ada ikan besar di lokasi ini.
maka ikan kecil2 tadi pun di potong2 buat umpan. walhasil mendaratlah 2 ekor
pelus ukuran sedan dan 1 ekor pelus ukuran lumayan besar dengan panjang ± 1
Meter.
Demikian laporan dari pedalaman sekitar kutai timur.


Wassallam........


__._,_.___

Attachment(s) from I_One